terlihat ada penambahan pintu menghadap jl jatinegara barat di halte kp melayu, apa itu berarti pgc-ancol/harmoni lewat kp melayu?
terlihat ada penambahan pintu menghadap jl jatinegara barat di halte kp melayu, apa itu berarti pgc-ancol/harmoni lewat kp melayu?
Wibo 07:03 on December 16, 2011 #
Iya betul sekali… Nanti pas kor 11 beroperasi, traja PGC-Ancol & Cililitan-Harmoni bisa berhenti di Kampung Melayu. Buat arah baliknya tetep gak bisa berhenti di Kampung Melayu, cuma penumpang yang mau turun disitu bisa turun di halte Jatinegara RS Premier yg jaraknya deket banget…
poer 07:34 on December 16, 2011 #
kalau begitu buat penumpang yang naik di kp melayu menuju ancol, bisa pakai pintu lama dan pintu yang baru ini?
Wibo 08:00 on December 16, 2011 #
Iya, kalo mau cepet tinggal naik rute PGC-Ancol lewat pintu baru soalnya kan gak lewat TL Senen
rekaputr4 08:47 on December 16, 2011 #
apa ga nambah bingung antriannya.kor xi pake pintu yang mana.btw disitu kan ada rambu dilarang stop
Wibo 08:54 on December 16, 2011 #
@reka: Kor 11 pake pintu disebelah pintu kor 5, kan pintunya yg di sisi utara ditambah. Cuma rambu kan? Jangankan rambu, UU aja dilanggar, hehe… Contoh, di UU LL 22/2009, ada pasal yg menyatakan bahwa kendaraan umum dilarang berhenti diatas flyover, tapi halte Pancoran, Jembatan Dua, Jatinegara kor 10 dibangun dimana hayo?
rekaputr4 08:59 on December 16, 2011 #
iya sih.kebal rambu lalin ya.tp pintu utara itu kan satu jalur.berarti tidak ada traja kor 5 dan kor 11 yang standby.harus masuk terminal langsung keluar klo ga bisa mampet.dan pengoperasian pintu barat akan menambah bottleneck.kan jalur dikiri di booking kopaja.kita liat nanti pengaturannya bagaimana
rekaputr4 09:01 on December 16, 2011 #
satu lagi nyebrang zebra cross makin susah. antara jalur pejalan kaki dengan kendaraan campur
Wibo 09:03 on December 16, 2011 #
Yup betul, traja kor 5 & 11 gak bisa standby, bakalan bottleneck soalnya gak ada overtaking lane. Kasusnya sama persis kayak kor 4 & 6 di Dukuh Atas 2.